Pasang Iklan Anda

Pasang Iklan Anda
Situs ini kami sewakan kepada anda pengusaha sewa mobil di Medan

Minggu, 29 Juni 2014

MEDAN, SUMATRA UTARA Operasi Pasar Segera Digelar

HARGA kebutuhan pokok yang terus terkatrol membuat Peme rintah Provinsi Sumatra Utara bersiap menggelar operasi pasar. Aksi untuk mengantisipasi lonjakan harga itu juga mendapat dukungan dari pemerintah kabupaten dan kota, serta Bulog.
“Di Kota Medan saja, kami akan melakukannya di 151 titik. Stok sejumlah bahan pokok, seperti beras, daging ayam dan sapi, gula, minyak goreng, cabai dan bawang merah dalam kondisi aman,“ papar Kabag Industri dan Perdagangan Sumatra Utara Hj Elidawati Hasibuan, di Medan, kemarin.

Sampai saat ini, kenaikan harga ba han pokok terus terjadi di Medan dan sekitarnya, meski tidak terlalu tinggi.
Mendekati Ramadan, kenaikan dipastikan akan terus terjadi, karena permintaan warga juga tinggi.
Di Bojonegoro, Jawa Timur, kenaikan mencolok terjadi pada harga ayam kampung. Jika sebelumnya harganya berkisar Rp35 ribu-Rp40 ribu per ekor, naik menjadi Rp55 ribu.

“Kenaikan terjadi satu minggu sekali.
Kami terpaksa menaikkan harga karena para pemasok juga sudah menjual mahal,” kata Siti Muslimah, pedagang di Pasar Banjarejo.
Pun daging ayam buras naik Rp3.000 per kilogram, dan daging sapi Rp5.000.

“Sekarang, kami harus menjual daging ayam buras Rp25 ribu dan sapi Rp95 ribu per kg,” ujar Qmariyah, pedagang lain.
Kenaikan pada hampir semua barang kebutuhan terjadi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Harga naik terjadi pada cabai, bawang, juga telur. Cabai rawit naik paling tinggi dari Rp40 ribu menjadi Rp45 ribu per kilogram.
“Ada kelambatan pasokan dari daerah.

Seperti telur, kami harus mendatangkannya dari Surabaya,” kata Lina, pedagang di Pasar Kasih. Kabid Perdagangan Dalam Negeri NTT Kirenius Tallo menilai kenaikan itu masih wajar sehingga belum akan ada operasi pasar. (PS/YK/PO/AT/N-2) - Media Indonesia, 17/06/2014, halaman 12